TAS FM
News

Tanpa APBD, Kolaborasi Kelurahan Ngadirejo dan Yayasan Pendidikan Islam Al-Huda Dorong Pemberdayaan Masyarakat secara Mandiri

Tanpa APBD, Kolaborasi Kelurahan Ngadirejo dan Yayasan Pendidikan Islam Al-Huda Dorong Pemberdayaan Masyarakat secara Mandiri
Tanpa APBD, Kolaborasi Kelurahan Ngadirejo dan Yayasan Pendidikan Islam Al-Huda Dorong Pemberdayaan Masyarakat secara Mandiri

Tasfm.com – Kolaborasi antara kelurahan dan yayasan adalah bentuk kemitraan strategis untuk mengakselerasi pembangunan sosial. Konsep ini menggabungkan pertumbuhan ekonomi dengan kebijakan sosial yang berfokus pada pemenuhan hak dasar, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi tersebut dilakukan oleh Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri dengan Yayasan p
Pendidikan Islam Al – Huda (YPI).

Lurah Kelurahan Ngadirejo, Heru Sugiarto, mengungkapkan kolaborasi ini dilakukan bertujuan agar mendorong pemberdayaan masyarakat untuk langkah mempercepat kemandiriian warga.

“Berawal dari pemetaan, banyak potensi antara warga dan yayasan tersebut untuk pengembangan kerjasama pemberdayaan diantaranya edukasi pendidikan, multimedia perfilman, ataupun pengelolaan sampah dan mendukung program Pemkot Kediri untuk ketahanan pangan urban farming,” ucapnya.

Selain itu, pihak yayasan juga membuka lebar menyediakan tempat untuk keamanan lingkungan dan kegiatan positif seperti senam, dan olahraga yang lain.

Catatan, wilayah kelurahan ngadirejo sangat minim dengan fasilitas umum ataupun sarana dan prasarana keberadaan yayasan bertujuan memberikan kemudahan.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dan senang sekali dengan adanya kolaborasi ini,” jelasnya. Jumat, (5/6/2026).

Dengan demikian, Kelurahan Ngadirejo berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan dan akan mengembangkan lagi untuk bekerjasama dengan pihak-pihak stakeholder lainnya.
“Adanya efisiensi anggaran dari pemerintah, kami tidak surut pantang menyerah, tanpa menggunakan APBD / APBN kita dituntut untuk berinovasi memunculkan kemandirian,” tandas Lurah.

Disisi lain, H. Nursalim Wakil Ketua YPI Al – Huda menyampaikan peran yayasan disini berkontribusi menguatkan sumber daya manusia. Memberikan vokasi khususnya warga dilingkungan Kelurahan Ngadirejo.

Nursalim menjelaskan, YPI Al-Huda ini telah menjalankan kerjasama kurang lebih 10 tahun merangkul warga untuk diberikan edukasinya dan vokasi. “Terkait dengan penguatan perekonomian kami juga banyak berkontribusi, guru dan tenaga pendidikan kami kurang lebih ada 300 orang telah memberikan efek finansial dan pengembangan diri yang signifikan,” terangnya.

Menurut Nursalim, beberapa waktu yang lalu Lurah mengajak kerjasama dan menguatkan sinergi dalam sebuah bentuk dokumen. Untuk itu, kami mewakili pihak YPI menyambut dengan baik. Sinergi yang efektif ini menggabungkan berbagai sumber daya dan keahlian sehingga menghasilkan dampak yang jauh lebih besar.

“Kita tandatangani bersama MoU ini demi kemashlakatan. Mendorong pemberdayaan warga untuk mandiri,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Kediri Widiantoro, sangat mendukung kerjasama Kelurahan Ngadirejo dengan YPI Al-Huda, senyampang itu dilakukan secara mandiri tidak menggunankan APBD / APBN. “Sangat dianjurkan untuk kegiatan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan dana pemerintah dan tidak membebani anggaran negara serta mendorong kemandirian ekonomi,” pesannya dengan singkat. (*)

Reporter : Panji Achmad Chaplin

Artikel Terkait

Workshop KaTa Kreatif Hadir Di Kota Kediri, Pj Wali Kota dan Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif Kota Kediri Antusias Sambut Kedatangan Menparekraf Sandiaga Uno

FADHILAH INTAN RILIS KARYA TERBARU UNTUK TEMUKAN CINTA SEJATI DALAM LAGU ”JALAN CINTA” (OST FILM ASSALAMUALIKUM BAITULLAH)

Gus Qowim Hadiri Tasyakuran Harlah Partai Gerindra Ke-18, Ajak Kompak, Bergerak, dan Berdampak