TAS FM
Lifestyle

SYARLA MARZ RILIS SINGLE PERDANA “KASAR”

Tasfm.com – Gadis asal Kalimantan Timur yang kini tengah berjuang untuk meraih impiannya, Syarla Marz merilis single perdananya dengan Hits Records yang berjudul “Kasar.”

Syarla Marz merupakan penyanyi jebolan Indonesian Idol season 12. Dia tersisihkan di babak 5 besar Indonesian Idol, namun hal itu tak menyurutkan langkahnya untuk tetap menelurkan karya dan terus berkarir di jalur musik.

Single “Kasar” diciptakan oleh Trafis yang terdiri dari Trakast, Yafi Area & Seto Brahmana. Single ini diproduseri oleh Andrew Joscha Sinaga, seorang produser yang juga membantu Ghea lndrawari, dan beberapa  penyanyi lainnya.

“Kasar” sendiri menceritakan tentang seseorang yang terus menerus mendapat perlakuan tidak  menyenangkan dari pasangannya, entah itu phisically abusive atau verbal abusive. Orang awam menyebutnya dengan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) walaupun konteksnya disini kekerasan tidak hanya dilakukan oleh orang yang sudah berumah tangga , tapi juga oleh orang yang masih dalam masa pacaran.

Syarla mengaku jika dirinya akhirnya tertarik untuk membawakan dan merilis single ini karena memang tema yang tidak biasa yaitu KDRT, karena masih banyak orang yang menganggap bahwa membicarakan KDRT  adalah hal yang tabu, padahal sesungguhnya di zaman sekarang ini para wanita harus lebih aware dengan kekerasan. Dan harus menyayangi diri sendiri.

“Walaupun cerita dalam single ini aku masih mau bertahan, tapi kalau di kehidupan sehari hari mah aku ogah! Jangan membangun hubungan dengan orang yang suka melakukan dan menganggap bahwa kekerasan adalah hal yg lumrah bagi sebuah hubungan, ayo sayangi diri kalian girls!” ucap Syarla.

Di single ini, Syarla Marz juga banyak sekali dibantu oleh beberapa nama besar seperti Ayoe Purnamasari sebagai vocal director dan Ong Austin pada gitar . Syarla juga berharap dengan banyaknya bantuan yang ia terima dari rekan-rekan musisi dapat membuat single ini dapat disukai oleh masyarakat, dan dapat menginspirasi para perempuan yang mendapatkan kekerasan dari pasangannya untuk speak up dan menyayangi diri mereka sendiri. Karena wanita diciptakan untuk dicintai, bukan disakiti.

Artikel Terkait

M.Hanif, Pendiri dan Tokoh Pecut Samandiman Kediri

“TAK BERHARAP LAGI” SINGLE PENUTUP TAHUN 2023 DARI RAISA

CERITA RIMAR SUSAHNYA ‘MOVE ON’ DI SINGLE “SEBATAS BAYANGMU”