TAS FM
Headline

Bekali Wawasan Seputar PTM di Kalangan Lansia, Dinkes Gelar Workshop Kader Lansia

Kediri-Dalam rangka meningkatkan kapasitas kader lansia serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap warga lansia di Kota Kediri, Dinas Kesehatan Kota Kediri menggelar Workshop Kader Lansia yang diikuti sebanyak 250 kader di Kota Kediri, Rabu (30/8) bertempat disalah satu hotel di Kota Kediri. Sumedi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri mengutarakan kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader lansia dalam memberikan promosi dan upaya preventif kepada sasaran lansia se Kota Kediri. “Setelah mereka mendapatkan ilmu dari narasumber nanti mereka sudah bisa memberikan edukasi dan promosi kepada masyarakat supaya berperilaku hidup sehat, supaya Penyakit Tidak Menular (PTM) bisa teratasi,” ujarnya.

Menurut Sumedi, kader lansia memiliki tugas yang sangat vital dalam mengedukasi serta mempromosikan kesehatan kepada masyarakat lansia, yakni mengajak dan mengimbau masyarakat supaya berperilaku hidup sehat terutama mengatur pola makanan dan gaya hidup sehat agar terhindar dari PTM. “Adapun PTM yang sering sekali diidap masyarakat lansia seperti: diabetes dan penyakit jantung. Setelah dipromosikan oleh para kader nanti para lansia bisa  lebih menjaga pola hidup sehat,” jelasnya. Guna menunjang kapabilitas kader lansia dalam memberikan promosi kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Kediri turut menggandeng narasumber yang kompeten dalam bidangnya yakni dr Siti Maslamah, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RSUD Gambiran dan dr Mahbub Zam Zami, Sp. JP, seorang Dokter Spesialis Jantung di Kota Kediri.

 

Usai mengikuti workshop ini nantinya para kader diharapkan bisa mengimplementasikan secara langsung melalui kegiatan promosi kesehatan yang digelar di Posyandu Lansia di Kota Kediri. Saat ini, di Kota Kediri terdapat 136 Posyandu Lansia. Perlu diketahui, kegiatan Posyandu Lansia meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pengecekan asam urat maupun kolesterol, serta pemberian konseling pada para lansia.

 

“Saya berpesan kepada para kader supaya nanti setelah pelatihan kader bisa dan mampu memberikan promosi kepada masyarakat,” kata Sumedi. Melalui kegiatan ini dirinya berharap agar para kader bisa meningkatkan pengetahuan seputar PTM kemudian mengimplementasikannya kepada masyarakat  lansia, sehingga dapat mencegah penyebaran PTM di kalangan lansia di Kota Kediri.

 

*Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri*

*Siaran Pers*
*Bekali Wawasan Seputar PTM di Kalangan Lansia, Dinkes Gelar Workshop Kader Lansia*

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kader lansia serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap warga lansia di Kota Kediri, Dinas Kesehatan Kota Kediri menggelar Workshop Kader Lansia yang diikuti sebanyak 250 kader di Kota Kediri, Rabu (30/8) bertempat disalah satu hotel di Kota Kediri. Sumedi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri mengutarakan kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader lansia dalam memberikan promosi dan upaya preventif kepada sasaran lansia se Kota Kediri. “Setelah mereka mendapatkan ilmu dari narasumber nanti mereka sudah bisa memberikan edukasi dan promosi kepada masyarakat supaya berperilaku hidup sehat, supaya Penyakit Tidak Menular (PTM) bisa teratasi,” ujarnya.

Menurut Sumedi, kader lansia memiliki tugas yang sangat vital dalam mengedukasi serta mempromosikan kesehatan kepada masyarakat lansia, yakni mengajak dan mengimbau masyarakat supaya berperilaku hidup sehat terutama mengatur pola makanan dan gaya hidup sehat agar terhindar dari PTM. “Adapun PTM yang sering sekali diidap masyarakat lansia seperti: diabetes dan penyakit jantung. Setelah dipromosikan oleh para kader nanti para lansia bisa lebih menjaga pola hidup sehat,” jelasnya. Guna menunjang kapabilitas kader lansia dalam memberikan promosi kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Kediri turut menggandeng narasumber yang kompeten dalam bidangnya yakni dr Siti Maslamah, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RSUD Gambiran dan dr Mahbub Zam Zami, Sp. JP, seorang Dokter Spesialis Jantung di Kota Kediri.

Usai mengikuti workshop ini nantinya para kader diharapkan bisa mengimplementasikan secara langsung melalui kegiatan promosi kesehatan yang digelar di Posyandu Lansia di Kota Kediri. Saat ini, di Kota Kediri terdapat 136 Posyandu Lansia. Perlu diketahui, kegiatan Posyandu Lansia meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pengecekan asam urat maupun kolesterol, serta pemberian konseling pada para lansia.

“Saya berpesan kepada para kader supaya nanti setelah pelatihan kader bisa dan mampu memberikan promosi kepada masyarakat,” kata Sumedi. Melalui kegiatan ini dirinya berharap agar para kader bisa meningkatkan pengetahuan seputar PTM kemudian mengimplementasikannya kepada masyarakat lansia, sehingga dapat mencegah penyebaran PTM di kalangan lansia di Kota Kediri.(bd)

Artikel Terkait

Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran

Gelar Nobar, Mas Dhito Berharap Persik Bisa Terobos Championship Series

Genjot Capaian IKD Kota Kediri, Dispendukcapil Mulai Bidik Tenaga Kependidikan