
Tasfm.com – Kepada Dispendukcapil Kota Kediri, Gus Qowim mengapresiasi capaian administrasi kependudukan yang telah diraih. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan. Ia juga meminta agar sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dilakukan secara masif kepada masyarakat, termasuk tata cara pendaftaran resmi serta kewaspadaan terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan IKD.
“Saya menghimbau, untuk memahami jalur resmi pendaftaran IKD agar tidak mudah terjebak penipuan. Hal ini menyusul adanya informasi beberapa waktu lalu terkait oknum yang mengaku sebagai pegawai Dispendukcapil dan menawarkan pendaftaran IKD melalui pesan daring. Harapannya tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban akibat minimnya informasi,” ungkapnya.
Selain itu, Wakil Wali Kota Kediri juga berpesan kepada seluruh kelurahan, untuk turut menyebarluaskan informasi tersebut kepada warga. Disampaikan pula bahwa saat ini pelayanan administrasi kependudukan sudah dapat dilakukan secara all in one di kelurahan,” Sehingga masyarakat dapat mengurus dokumen adminduk dengan lebih mudah dan dekat dari tempat tinggal,” tegas Gus Qowim.

Imbauan Wakil Walikota Kediri tersebut disampaikan waktu Apel pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (19/1/2026) pagi. Kegiatan rutin ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin. Wakil Wali Kota yang akrab disapa Gus Qowim ini menyampaikan sejumlah pesan penting sebagai penguatan kinerja dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), pada apel pagi tersebut hadir pula OPD lainnya, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Kelurahan Bandar Lor, Kemasan, dan Pakunden.
Turut mengikuti apel pagi, Pj Sekretaris Daerah M.Ferry Djatmiko, para asisten, staf ahli, Kepala OPD, serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Kediri. (*)
Reporter : Panji Achmad Chaplin

