
Tasfm.com – MTSN 1 Kota Kediri membuat laporan resmi ke Kemenag RI, selain laporan administrasi juga laporan kerugian materiil yang menimpa pasca bencana kebakaran. Upaya ini dilakukan untuk proses hak ganti rugi atau pemulihan. Wakil Kepala Sarana dan Prasarana MTSN 1 Kota Kediri, Anwar Mujamil mengungkapkan tafsiran kerugian diperkirakan mencapai 2 Miliar, total kerugian tersebut meliputi ruang gedung dan perangkat yang ada di dalamnya seperti komputer dan sebagainya.
“Ruang yang terdampak ada tiga, ruang operator (PTSP), ruang Kepala Madrasah dan ruang guru hampir separuh ludes terbakar,” ujarnya Senin (15/6/2026) ditemui ditengah kesibukannya.
MTSN 1 sudah berbasis digitalisasi, lanjut Anwar, untuk itu data terselamatkan secara administrasi, dengan sistem digital data sudah di backup dan recovery. “Namun, yang berbentuk fisik yang sudah berupa lembaran secara keseluruhan ludes,” jelasnya.
Dalam akun resmi MTSN 1 Kota Kediri, melalui pernyataan Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1, Anwar Fauzi menyampaikan bahwa ruang kelas tetap aman, sehingga kegiatan belajar dapat berlangsung seperti biasanya.

“Mohon doa, aga proses pemulihan berjalan lancar dan aktivitas di MTSN 1 dapat terus berjalan. Semoga musibah ini menjadi penguat semangat untuk bangkit dan membawa hikmah bagi kita semua,” tandasnya.
Sebelumya, kebakaran melanda kompleks sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Kediri di Jalan Raung No. 87, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Sebanyak tiga ruangan dilaporkan hangus akibat insiden tersebut. (*)
Reporter : Panji Achmad Chaplin

