TAS FM
News

Indun Munawaroh S,STP Kepala Bakesbangpol Kota Kediri : Media Jaga Netralitas

Indun Munawaroh S,STP Kepala Bakesbangpol Kota Kediri : Media Jaga Netralitas
Indun Munawaroh S,STP Kepala Bakesbangpol Kota Kediri : Media Jaga Netralitas

Tasfm.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Kediri sudah mempunyai pemangku baru,pelantikan penjabat yang dilakukan diruang Joyoboyo Balaikota Kediri pada tanggal 2 Juli 2024.Sosok Penjabat pemangku itu adalah,Indun Munawaroh lahir di Kediri 11 Agustus 1978,Lulusan STPDN tahun 2001.

Ibu tiga anak ini mengatakan kepada Achmad Fitriyadi jurnalis tasfm.com,saya masih baru di dunia Kesbang,ya yang paling utama yang harus dilakukan adalah bagaimana membangun komunikasi,koordinasi sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat tokoh kepemudaan, organisasi kemasyarakatan TNI-Polri,kemudian membangun komunikasi lebih banyak kepada lembaga-lembaga LSM yang terdaftar.

“Karena stakeholder itulah yang akan membantu untuk menjaga stabilitas Kota Kediri tetap kondusif apalagi menjelang Pilkada,’ terang nya

Dilanjutkan oleh Indun sebenarnya tupoksinya sama saja dengan di BPBD semangatnya adalah kebersamaan kolaborasi,karena kita sadar bahwa kondusifitas menjelang Pilkada tidak bisa kami lakukan sendiri harus dilakukan secara bersama-sama peran sertanya seluruh stakeholder itu memang harus ada.

Secara hierarkis sama, secara di lokasi sama saja ketika di BPBD, langsung koordinasinya dengan kepala daerah,tidak ada yang beda semuanya,cuma memang dunianya yang berbeda, kalau dulu satu urusan terkait dunia kebencanaan dan kemanusiaan,sedang sekarang lebih kepada Ideologi,Politik,Ekonomi,Sosial,Budaya dan Pertahanan Keamanan (Ipoleksosbudhankam) yang memang harus saya urusin jadi lebih lebih kompleks.

“Meskipun begitu harus tetap semangat tidak ada yang tidak bisa, kita bisa lakukan selama kita mau,”ungkapnya

Karena ini memang sesuatu yang baru,”Jadi saya harus banyak-banyak membangun komunikasi Saya harus banyak-banyak belajar,”jelasnya

Untuk hobby sampai sekarang saya masih gemar naik gunung dan olahraga, mengenai olahraga lebih kepada bulutangkis.

“tapi kalau naik gunung itu sudah menjadi bagian dari hidup saya, kayaknya saya kalau tidak naik gunung, itu rasanya seperti saya tanpa suami,sepi gitu hahaha…”urai Indun yang suaminya berdinas sebagai dosen di IPDN.

Disebutkan kalau di BPBD ada namanya sinergitas Penta-Helix,disitu ada pemerintah, masyarakat ada dunia usaha, akademisi dan media.Jadi sebenarnya media juga punya peran yang penting untuk menjaga kondusifitas Kota Kediri menjelang Pilkada

“Nyuwun Sewu,masyarakat sekarang lebih percaya media,karena ketika pertama buka mata,oh ya pasti media online yang dibuka kalau tidak media online pasti media sosial nah itu media mempunyai peran yang sangat penting untuk sinergitas,untuk memberikan sudut pandang kepada masyarakat,netralitasnya dia juga perlu di perlu ditingkatkan,”jelasnya

“Jadi jangan sampai media punya tendensi ke salah satu calon nanti ini yang paling bahaya,netralitas media juga perlu di diperhatikan.”Pungkas Indun.(*)

Reporter : Achmad Fitriyadi

Artikel Terkait

Larangan Mobil Parkir di Jalan Dhoho Kediri, Banyak Jukir Belum Paham

Dinsos Kota Kediri Dukung ‘Sambango’ dalam Pemberian Pelatihan Keterampilan bagi Eks-ODGJ

Tasfm.com – Inspektorat Kabupaten Kediri,berprinsip akan tetap memonitoring, tentang Pelaksanaan Pengisian Perangkat Desa,sesuai dengan Peraturan Bupati ( PerBup ),yang telah ditetapkan. Hal ini dikarenakan,pengisian perangkat desa merupakan kewenangan Pemerintah Desa ( PemDes ).Pemkab hanya mengeluarkan regulasi dalam bentuk PerBup.diluar itu Pemkab tidak ikut cawe – cawe ( mengatur ),dalam Pelaksanaan Pengisian Perangkat Desa tersebut. Wirawan,SE.Ak.MM.CA.Selaku Plt,Inspektorat Kabupaten Kediri,waktu dihubungi lewat handphone.Selasa,( 26/12), menyatakan,terkait berita yang ditayangkan oleh pihak tasfm.com,tentang dugaan pungli oleh pihak Penyelanggara Desa ( PemDes ),saya baru mengetahui mas,sebab sampai saat ini Inspektorat,belum mendapat laporan berapa Desa dan berapa lowongan Perangkat Desa yang akan diisi. “Prinsip Inspektorat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa ( DPMPD ) tetap memonitoring,proses pengisian perangkat desa tersebut.” Ungkapnya Selanjutnya Wirawan menegaskan,walaupun Inspektorat Kabupaten tidak terlibat dalam proses pengisian perangkat Desa,dan pemangku sebenarnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa ( DPMPD ),Inspektorat akan tetap menindak lanjuti nya. “Kalau pun,ada dugaan pelanggaran sebagaimana diatur,di dalam Perbup atau Peraturan Perundang – Undangan,inspektorat akan melakukan pemeriksaan.”tegasnya. Untuk diketahui,jurnalis tasfm.com pada hari kamis,tanggal 21 Desember 2023,menemukan dugaan pungli,atau pelanggaran dalam proses pemilihan perangkat Desa,tepatnya di desa Ploso Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri.tatkala diminta sejumlah uang oleh oknum Kepala Desa diwilayah Kecamatan Mojo tersebut.dan dalam proses investigasi jurnalis tasfm.com,menghadap ke kantor DPMPD Kabupaten Kediri, di jalan PB Sudirman No 141 ,untuk meminta konfirmasi tentang berita tersebut,tapi belum bisa ditemui.alasan staf DPMPD,bapak pimpinan masih sibuk, tugas di lapangan.* Reporter : Achmad fitriyadi