
Tasfm.com – Sebanyak 4.674 buruh pabrik rokok di Kota Kediri tersenyum lega bisa merasakan manfaat dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di tahun 2025. Prosesi penyerahan diserahkan langsung secara simbolis oleh Walikota Kediri, Vinanda Prameswati. Bertempat di balaikota Kediri. Selasa (9/12/2025) seusai apel pagi.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati didampingi Wakil Wali Kota Kediri, KH.Qowimuddin menyampaikan bahwa untuk penyaluran BLT DBHCT tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam menjamin kesejahteraan masyarakat khususnya kelompok rentan.
“Bantuan ini adalah wujud nyata kasih sayang dan terima kasih kami kepada para sesepuh di Kota Kediri. Kami berharap dana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, menjaga kesehatan, dan memberikan sedikit kebahagiaan bagi warga Kota Kediri,” ucapnya.
Imam Muttakin, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, disisi lain mengatakan, Pemkot Kediri hari ini melaunching penyaluran BLT DBHCHT kepada masyarakat Kota Kediri khususnya kepada buruh pabrik rokok yang ber KTP Kota Kediri.
“Selain buruh pabrik rokok, penyaluran BLT DBHCHT juga diperuntukan kategori fakir miskin, anak yatim, anak dengan kedisabilitasan berat dan anak yang berhadapan dengan hukum,” terangnya.
Lebih jauh, Imam Muttakin menambahkan dengan bantuan ini diharapkan dapat membantu perekonomian penerima manfaat. “Sesuai harapan yang disampaikan Mbak Wali, semoga bisa membantu perekonomian keluarga penerima, sehingga bisa berdaya hingga tahun 2026 nanti,” imbuhnya.

Untuk dicatat, jumlah penerima bantuan langsung tunai di Kota Kediri terdiri dari BLT buruh pabrik rokok sebanyak 4.674 orang dengan nominal per orang menerima Rp.1.000.000, fakir miskin sebanyak 1.594 orang menerima Rp.1.200.000. Anak yatim sebanyak 1.291 orang menerima Rp.600.000, lansia sebanyak 491 orang menerima Rp.1.200.000, dan untuk ODKB sebanyak 55 orang menerima Rp.6.000.000 per orang.
Pemkot Kediri menghimbau kepada masyarakat yang menerima BLT agar digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga, jangan dipakai untuk judi online dan pinjaman online atau dipakai yang kurang bermanfaat. (*)
Reporter : Panji Achmad Chaplin

