TAS FM
HeadlineNews

Potensi Jadi Destinasi Wisata Unggulan, Warga Berharap Pemerintah Dukung Infrastruktur di Area Embung Joho Kediri

Potensi Jadi Destinasi Wisata Unggulan, Warga Berharap Pemerintah Dukung Infrastruktur di Area Embung Joho Kedi
Potensi Jadi Destinasi Wisata Unggulan, Warga Berharap Pemerintah Dukung Infrastruktur di Area Embung Joho Kediri

Tasfm.com- Embung Joho merupakan bagian dari kawasan Desa Wisata Joho yang terletak di lereng Gunung Wilis, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Berjarak sekitar 20 km ke arah barat dari Kota Kediri, destinasi ini menawarkan wisata alam, konservasi air, dan area santai dengan suasana pegunungan yang sejuk. Dalam catatan pengelola sekitar kurang lebih ratusan wisatawan yang tiap hari berkunjung ke kawasan Embung Joho. Tentunya pada periode libur pengunjung bertambah dua sampai tiga kali lipat.

Warga sekitar, Tholib, mengungkapkan kepada tim jurnalis tasfm.com bahwa area Embung ini memiliki kapasitas tampungan sekitar 29.300 m³ dan berfungsi untuk mengairi area persawahan seluas 614 hektar. Selain itu, juga menarik para wisatawan sering digunakan untuk hiking, camping, tracking, permainan tradisional, dan kegiatan gathering.

“Namun, kurangnya sarana dan prasarana pendukung lampu penerangan diwaktu malam hari di sekitar area embung menjadi titik lemah dalam destinasi wisata,” ucapnya. Jum’at (26/6/2026).

Selain lampu penerangan, juga terkait aksesibilitas dan transportasi serta fasilitas sosial atau fasilitas umum (fasos / fasum). Seperti, fasilitas toilet umum yang buruk dan ketersediaan air yang kurang memadai. Jalan menuju lokasi yang rusak, minimnya rambu petunjuk, serta ketiadaan transportasi umum memadai ke lokasi wisata.

“Menjadi titik krusial yang sering dikeluhkan oleh para wisatawan merasa tidak nyaman,” jelasnya.

Untuk mengatasi atau mencegah titik lemah ini, Tholib mengharap pengelolaan ada sentuhan atau campur tangan pemerintah. “Agar ketidaknyamanan yang mendasar tersebut tidak menjadi keluhan utama dan merusak destinasi wisata Embung Joho Kediri,” tandasnya.

Pengembangan area wisata terpadu di kawasan Embung Joho dapat dimaksimalkan melalui beberapa langkah seiring animo wisatawan secara umum menunjukkan tren yang sangat tinggi dan terus meningkat.
Tentunya pembangunan infrastruktur jelas membutuhkan sentuhan pemerintah salah satunya memanfaatkan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes) untuk mengelola kawasan secara profesional.(*)

Reporter : Panji Achmad Chaplin

Artikel Terkait

Reuni Purna Aktivis, Mbak Cicha Sebut Momen Berbagi Pengalaman Bangun Gerakan Pramuka Kediri

Halal Bihalal bersama Lansia, Mbak Cicha: Bentuk Perhatian Kesehatan Fisik dan Mental

Terpilih Jadi Tuan Rumah Gebyar HATERI Ke-39, Pj Wali Kota Kediri Zanariah Buka Rapat Koordinasi Persiapan