
Tasfm.com – Pengurus Kota Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Pengkot PTMSI) Kediri bergerak cepat dalam menjaring atlet-atlet potensial. Mulai hari ini, PTMSI Kediri menggelar seleksi ketat untuk menjaring atlet terbaik yang akan diterjunkan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2026. Kompetisi bergengsi tingkat pelajar tersebut dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Ngawi pada 6 hingga 12 November 2026 mendatang.
Ketua harian pengkot PTMSI Kota Kediri
Dr. Putri Septi Naulani Hasibuan, S.E., M.M. mengungkapakan proses seleksi yang berlangsung selama dua hari (Sabtu dan Minggu) ini terbagi ke dalam sesi pagi dan sore bertempat di PTM Bintang Kadiri, Sabtu 10 Oktober 2026. Sebanyak 12 atlet putra dan 6 atlet putri bersaing sengit demi memperebutkan tiket menuju Popda. Kuota yang diperebutkan terbilang sangat terbatas dan kompetitif, yakni hanya 3 slot untuk atlet putra dan 1 slot untuk atlet putri. “Atlet-atlet yang berhasil lolos berdasarkan poin tertinggi nantinya akan langsung masuk ke pemusatan latihan intensif agar siap tempur di Ngawi,” ujarnya. Sabtu (10/10/2026) pagi.
Terkait target, PTMSI Kediri memasang target realistis namun penuh optimisme, yaitu membawa pulang minimal 2 medali perak. Meski demikian, seluruh jajaran pelatih dan pengurus menegaskan akan berjuang maksimal demi meraih hasil tertinggi dan mengharumkan nama Kota Kediri.
Agenda Besar Menanti: Jadi Tuan Rumah Porseni Kemenag dan Liga Jatim 2027
Langkah PTMSI Kediri tidak berhenti di Popda 2026 saja. lanjut Putri, sejumlah agenda besar berskala regional telah masuk dalam kalender kerja organisasi. Pada tahun 2027, PTMSI Kediri dipastikan akan bertindak sebagai tuan rumah dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni antar Madrasah (Porseni) tingkat MI, MTs, dan MA, bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag). Selain itu, Kota Kediri juga dipercaya oleh Pengprov PTMSI Jawa Timur untuk menjadi tuan rumah gelaran bergengsi Liga Tenis Meja Jawa Timur (Liga Jatim).” jelas Putri.
Visi Misi: Wadahi Bakat Terpendam dan Kembalikan Kejayaan
Rangkaian program kerja ini selaras dengan visi dan misi organisasi di bawah arahan Ketua Umum PTMSI, Bambang Priyambodo, S.H., M.M, jelas Putri, majemen berkomitmen penuh untuk membangkitkan kembali prestasi pertenis meja dari Kota Kediri pada khususnya, serta Jawa Timur pada umumnya. Target besarnya adalah mengembalikan kejayaan olahraga tenis meja yang sempat meredup di wilayah ini. Pengurus mengamati bahwa bibit-bibit muda berbakat di Kota Kediri dan sekitarnya sebenarnya sangat melimpah. Namun, selama ini potensi tersebut belum tergali maksimal karena minimnya pembinaan, pengarahan, serta wadah kompetisi yang rutin.
“Melalui eksistensi dan pergerakan aktif PTMSI Kediri saat ini, diharapkan anak-anak berbakat tersebut dapat terwadahi dengan baik, sehingga lahir pahlawan-pahlawan olahraga baru dari daerah sendiri yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional,” tandasnya.

Ketua Umum PTMSI Kota Kediri, Bambang Priyambodo, S.H., M.M., dihubungi terpisah menegaskan bahwa kebangkitan tenis meja di Kota Kediri merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijemput melalui pembinaan berjenjang, penataan klub secara menyeluruh, serta penyediaan ruang kompetisi yang konsisten bagi generasi muda.
Komitmen dan Langkah Strategis PTMSI Kota Kediri
• Pemetaan Klub & Komunitas: Melakukan pendataan dan pemetaan menyeluruh terhadap seluruh kelompok serta klub tenis meja yang ada di Kota Kediri guna merapikan sistem pembinaan.
• Kolaborasi Multi-Pihak: Menggandeng KONI Kota Kediri, jajaran pelatih, serta figur legenda tenis meja untuk mengembalikan status Kota Kediri sebagai salah satu daerah pencetak atlet unggulan.
• Fokus Pembinaan Pelajar: Memaksimalkan ajang pembinaan usia dini dan pelajar seperti seleksi Popda serta turnamen tingkat sekolah/madrasah agar regenerasi atlet berjalan tanpa terputus.
• Kesiapan Tuan Rumah 2027: Mempersiapkan infrastruktur dan tata kelola organisasi secara maksimal menyongsong peran Kota Kediri sebagai tuan rumah Porseni Kemenag serta Liga Tenis Meja Jawa Timur 2027.
Langkah agresif Pengkot PTMSI Kota Kediri ini menjadi angin segar sekaligus sinyal kuat bahwa Kota Tahu tidak hanya siap mencetak atlet-atlet berprestasi, tetapi juga siap menjadi titik pusat baru kebangkitan tenis meja di Jawa Timur. (*)
Reporter : Panji Achmad Chaplin

