TAS FM
News

Integrasikan Pendidikan Klasikal dan Keasramaan, Siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kediri Jalani MPLS Penuh Semangat

Integrasikan Pendidikan Klasikal dan Keasramaan, Siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kediri Jalani MPLS Penuh Semangat
Integrasikan Pendidikan Klasikal dan Keasramaan, Siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kediri Jalani MPLS Penuh Semangat

Tasfm.com – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan memanfaatkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk mengenalkan layanan bus sekolah, transportasi sekolah gratis yang ditujukan bagi para pelajar. Kegiatan sosialisasi berlangsung selama tiga hari dan menyasar beberapa sekolah yakni SMPN 5, SMPN 8, dan SMPN 7 Kota Kediri. Untuk hari ini, Kamis (16/7) kegiatan sosialisasi bertempat di SMPN 8 dan diikuti oleh 352 siswa baru.

Salah satu siswa yang telah merasakan manfaat bus sekolah, Syahila Dwikirani kelas 9 yang tinggal di Kelurahan Mrican mengaku dirinya aktif menggunakan bus sekolah. Setiap harinya, ia biasa naik dari titik penjemputan di daerah Dermo. “Keberadaan bus sekolah ini sangat membantu, terutama saat orang tua sedang sibuk bekerja di luar kota atau berhalangan untuk mengantar ke sekolah, saya bisa naik bus untuk ke sekolah,” ungkapnya.

Ia merasakan fasilitas yang disediakan di dalam bus sudah sangat baik, nyaman serta petugasnya yang ramah. Syahila menceritakan bahwa bus sekolah selalu datang tepat waktu. Bus biasanya tiba di titik penjemputannya sekitar pukul 06.15 WIB. Dengan kenyamanan yang ia rasakan, Syahila mengajak siswa yang lain untuk beralih menggunakan transportasi umum seperti bus sekolah karena selain mempermudah akses berangkat dan pulang sekolah, hal ini juga efektif untuk mengurangi kemacetan di jalan raya.

Antusiasme serupa juga dirasakan Fenecia Erlita Arzifa Syarwa, siswa kelas 7 yang mengikuti MPLS yang berdomisili di Kelurahan Semampir. Sebelum mengikuti sosialisasi ini, Fesya mengaku sudah mengetahui keberadaan fasilitas bus sekolah. Namun, setelah mendapatkan pemaparan materi sosialisasi yang lebih mendalam,dirinya mengaku menjadi sangat tertarik untuk mulai mencoba menggunakan layanan ini ke depannya. Bagi Fesya, bus sekolah menjadi alternatif solusi yang sangat membantu para siswa di saat orang tua memiliki kesibukan atau keperluan mendesak di pagi hari.

Kegiatan sosialisasi diisi dengan pemaparan materi seputar rute, jadwal operasional serta menanamkan pentingnya keselamatan berlalu lintas. “Melalui sosialisasi ini kita mengenalkan adanya bus sekolah yang melayani siswa untuk antar jemput. Ini penting, karena siswa usia SMP secara hukum belum diperbolehkan mengendarai motor sendiri, selain itu untuk siswa yang baru bisa lebih mengenal dan memanfaatkan fasilitas bus sekolah,” terang Kepala Dinas Perhubungan, Arief Cholisudin dalam keterangannya secara terpisah.

Cholis menambahkan, naik bus sekolah juga membawa banyak dampak positif bagi perkembangan karakter siswa karena dapat melatih disiplin, kemandirian dan sebagai sarana sosialisasi antar siswa. “Dengan naik bus sekolah anak dilatih untuk disiplin bangun pagi dan memahami jadwal keberangkatan agar tidak tertinggal. Selain itu, kemandirian siswa turut terasah karena mereka tidak perlu lagi diantar jemput oleh orang tua,” ujarnya.
Mengenai jadwal operasional bus sekolah, Cholis mengaku pihaknya sudah mengatur jadwal antar jemput siswa. Di mana bus berangkat dari titik awal yakni Terminal Tamanan pada pukul 05.45 WIB. Sedangkan untuk jadwal penjemputan, yakni Senin – Kamis pukul 14.30 WIB dan hari Jumat pukul 13.30 WIB. Untuk itu, siswa diimbau untuk memahami jadwal ini dengan baik agar tidak terlambat masuk sekolah dan bisa menggunakan fasilitas bus sekolah dengan baik.

Untuk fasilitas armada, seluruh armada bus sekolah dipastikan dalam kondisi nyaman dan berkeselamatan karena sudah dilengkapi AC dan fasilitas P3K. Setiap armada memiliki kapasitas sebanyak 28 tempat duduk. Selain itu, pemeliharaan teknis juga diperhatikan secara ketat melalui pengujian kendaraan (uji KIR) berkala setiap 6 bulan sekali untuk mengecek kelaikan ban, rem dan komponen lainnya. “Sejak pertama kali diluncurkan pada Tahun 2016, layanan bus sekolah di Kota Kediri terus mengalami perkembangan yang signifikan. Awalnya, layanan ini hanya mengoperasikan 3 unit bus untuk 3 rute perjalanan, namun kini jumlah armada bertambah menjadi 5 unit dengan tetap melayani 3 rute,” jelasnya.

Cholis menambahkan, apabila pasca sosialisasi antusiasme siswa untuk memanfaatkan layanan bus sekolah tinggi, maka pihaknya siap untuk menambah armada guna mengakomodasi lonjakan penumpang. “Tidak menutup kemungkinan kita tambahkan armada mengingat tahun kemarin setelah kita melakukan MPLS ada penambahan minat dari adik-adik hingga kapasitas kursi terisi penuh,” ungkapnya. Selain memberikan sosialisasi saat masa MPLS, Cholis berharap pihak sekolah juga dapat terus berpartisipasi aktif dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara dan berlalu lintas kepada para siswa.

Di kesempatan yang sama, Mar’atul Kibtiyah Kepala sekolah SMPN 8 Kota Kediri menilai keberadaan bus sekolah sangat bermanfaat dan membantu para siswa, terutama bagi mereka yang rumahnya jauh agar bisa terjangkau dengan akses transportasi yang mudah. ”Dengan adanya sosialisasi bus sekolah dari Dinas Perhubungan tentunya sangat membantu, khususnya bagi siswa baru yang belum familiar dengan layanan ini, sekaligus sebagai solusi antisipasi jika orang tua mereka tidak bisa mengantar atau menjemput sekolah,” ungkapnya.

Terakhir, dirinya berpesan agar seluruh siswa memanfaatkan fasilitas ini dengan baik. Mengingat jadwal operasional bus sekolah sangat ketat dan tertentu, para siswa diimbau untuk selalu disiplin dan tepat waktu. “Penyesuaian jadwal keberangkatan dan kepulangan, apabila berangkat dan pulang naik bus, maka harus dapat menyesuaikan agar tidak berisiko membuat mereka terlambat atau tidak masuk sekolah,” pungkasnya.

Artikel Terkait

MEMPERINGATI TAHUN BARU HIJRIYAH 1446 H PAWON MAK GOMAH MENGGELAR FESTIVAL SHALAWAT AL-HABSYI U13

Meresahkan, Polres Kediri Amankan 3 Pengedar Pil Dobel L

Pj Wali Kota Kediri Zanariah Apresiasi Kota Kediri Masuk 5 Besar Penghargaan Mensukseskan Gerakan Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan