TAS FM
News

15 Anggota PPK Hari Ini Dilantik Untuk Pilkada 2024

15 Anggota PPK Hari Ini Dilantik Untuk Pilkada 2024
15 Anggota PPK Hari Ini Dilantik Untuk Pilkada 2024

Tasfm.com – Komisi Pemilihan Umum Kota Kediri hari ini melakukan pelantikan terhadap 15 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk 3 Kecamatan,dipersiapkan untuk Pilkada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilhan Walikota dan Wakil Walikota Kota Kediri.Bertempat di Hotel Grand Surya Jl.Dhoho no 95, Kecamatan Kota Kediri.Kamis (16/5)

“Hari ini KPU Kota Kediri Melakukan Pelantikan yang bagaimana prosesnya,dari 232 pendaftar kemudian yang lolos administrasi 154 peserta,dan dikerucutkan sesuai kebutuhan menjadi 15,” ujar Pusporini Endah Palupi Ketua KPU Kota Kediri

Ditambahkan oleh Puspo dengan masa kerja ada 8 bulan yaitu mulai tanggal 16 Mei 2024 sampai 27 januari 2024.Karena seleksinya dilaksanakan terbuka ,KPU Kota Kediri melakukan evaluasi tidak lagi menggunakan PPK untuk Pilpres dan Pileg kemarin.

“Mereka yang lolos hari ini sudah melalui ujian kegiatan seleksi yang diterapkan oleh KPU,dan baru ditetapkan kemarin hari Rabu tanggal 15 Mei 2024, ” imbuhnya

Masih kata Puspo dari 15 anggota PPK Kota kediri yang tersebar di 3 kecamatan separuhnya diwarnai wajah baru,dan separuhnya wajah lama.

” Wajah baru untuk Kecamatan mojoroto ada 2 orang,untuk Kecamatan Kota ada 3,kemudian untuk Kecamatan Pesantren yang baru 1 orang.” Pungkas Puspo Endah Palupi

Sekedar diketahui kegiatan ini dihadiri oleh segenap pengurus komisioner KPU Kota Kediri,Forkopimda,dari kepolisian dan tamu undangan yang lainnya.[**]

Reporter ; Achmad Fitriyadi

Artikel Terkait

Polres Kediri Kesulitan Ungkap, Kasus Kecelakaan Tabrak Lari

23.397 Orang Jadi Syarat Pendukung Paslon Perseorangan : Pilkada Kota Kediri 2024

Tasfm.com – Inspektorat Kabupaten Kediri,berprinsip akan tetap memonitoring, tentang Pelaksanaan Pengisian Perangkat Desa,sesuai dengan Peraturan Bupati ( PerBup ),yang telah ditetapkan. Hal ini dikarenakan,pengisian perangkat desa merupakan kewenangan Pemerintah Desa ( PemDes ).Pemkab hanya mengeluarkan regulasi dalam bentuk PerBup.diluar itu Pemkab tidak ikut cawe – cawe ( mengatur ),dalam Pelaksanaan Pengisian Perangkat Desa tersebut. Wirawan,SE.Ak.MM.CA.Selaku Plt,Inspektorat Kabupaten Kediri,waktu dihubungi lewat handphone.Selasa,( 26/12), menyatakan,terkait berita yang ditayangkan oleh pihak tasfm.com,tentang dugaan pungli oleh pihak Penyelanggara Desa ( PemDes ),saya baru mengetahui mas,sebab sampai saat ini Inspektorat,belum mendapat laporan berapa Desa dan berapa lowongan Perangkat Desa yang akan diisi. “Prinsip Inspektorat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa ( DPMPD ) tetap memonitoring,proses pengisian perangkat desa tersebut.” Ungkapnya Selanjutnya Wirawan menegaskan,walaupun Inspektorat Kabupaten tidak terlibat dalam proses pengisian perangkat Desa,dan pemangku sebenarnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa ( DPMPD ),Inspektorat akan tetap menindak lanjuti nya. “Kalau pun,ada dugaan pelanggaran sebagaimana diatur,di dalam Perbup atau Peraturan Perundang – Undangan,inspektorat akan melakukan pemeriksaan.”tegasnya. Untuk diketahui,jurnalis tasfm.com pada hari kamis,tanggal 21 Desember 2023,menemukan dugaan pungli,atau pelanggaran dalam proses pemilihan perangkat Desa,tepatnya di desa Ploso Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri.tatkala diminta sejumlah uang oleh oknum Kepala Desa diwilayah Kecamatan Mojo tersebut.dan dalam proses investigasi jurnalis tasfm.com,menghadap ke kantor DPMPD Kabupaten Kediri, di jalan PB Sudirman No 141 ,untuk meminta konfirmasi tentang berita tersebut,tapi belum bisa ditemui.alasan staf DPMPD,bapak pimpinan masih sibuk, tugas di lapangan.* Reporter : Achmad fitriyadi