
Tasfm.com – Komunitas Gowes Kampung Kauman Kelurahan Kampung Dalem Kecamatan Kota Kediri adakan kegiatan traveling mengeksplorasi destinasi ke Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang terletak di Kelurahan Campurejo Kecamatan Mojoroto.
Sahirul Badri, Ketua Gowes Kauman mengatakan penasaran atas viralnya IPLT bersama Taman Ramahnya yang diberitakan oleh koran tasfm.com, untuk itu, kami mendatangi dengan membawa puluhan sahabat Gowes Sholawat Kauman (GSK).
“Alhamdulillah, dorongan rasa penasaran terpenuhi menjadikannya anugerah berharga untuk meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan,” ungkapnya.
Untuk dicatat, lewat Endang Kartika Sari, Kepala Dimas PUPR Kota Kediri, menerangkan tentang IPLT yang dilengkapi Taman Ramah sebagai area edukasi dan rekreasi warga, serta menawarkan layanan sedot tinja terjangkau.
Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Campurejo di Kota Kediri, yang rencana peresmian pada bulan Maret 2026, merupakan fasilitas modern pengelolaan limbah domestik untuk menciptakan sanitasi aman.

* Terletak di Kecamatan Mojoroto, IPLT ini memiliki kapasitas 15 m³ per hari. Mampu (dirancang) menampung hingga 50.000 Kartu Keluarga (KK) dan diproyeksikan mencukupi kebutuhan hingga 2030.
* Target operasional penuh dimulai pada Maret 2026, dikelola oleh Dinas PUPR dengan tenaga operasional, supir truk tinja, dan keamanan.
* Pemerintah Kota Kediri menetapkan tarif layanan sedot lumpur tinja sebesar Rp35.000 per meter kubik.
* Taman Ramah dilengkapi dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH), pepohonan, dan fasilitas lampu PJU, menjadikannya ruang publik baru untuk olahraga maupun bersantai bagi warga.
* Tujuan untuk mengelola limbah domestik (blackwater) agar tidak mencemari air bawah tanah dan mendukung kebersihan lingkungan. (*)
Reporter : Panji Achmad Chaplin

