TAS FM
News

Jelang Pilkada 2024, Polres Kediri Kota Apel Gelar Pasukan, Deklarasi Damai dan Simulasi Sispamkota

Jelang Pilkada 2024, Polres Kediri Kota Apel Gelar Pasukan, Deklarasi Damai dan Simulasi Sispamkota
Jelang Pilkada 2024, Polres Kediri Kota Apel Gelar Pasukan, Deklarasi Damai dan Simulasi Sispamkota

Tasfm.com – Kesiapan pemangaman Pemilihan Kepala Daerah 2024 secara serentak, terus dilakukan oleh Polres Kediri Kota Polda Jawa Timur

Seperti telah disampaikan oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. saat membuka rapat koordinasi (Rakor) lintas sectoral, Selasa (13/8) yang lalu bahwa Pemilukada 2024 akan membawa banyak problematika dan tantangan.

Oleh karenanya diperlukan persiapan yang matang,terencana, terukur dan tepat agar proses demokrasi berjalan aman dan damai.

Kali ini Polres Kediri Kota melaksanakan apel gelar pasukan, Deklarasi Damai dan Simulasi Sispamkota dalam mempersiapkan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di halaman Balaikota Kediri, Kamis (15/8).

Tujuan Operasi Mantap Praja 2024 ini kata Kapolres Kediri Kota adalah mengamankan seluruh tahapan Pemilukada dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung dengan penegakan hukum.

Selesai apel gelar pasukan, kegiatan yang dipimpin PJ Walikota Kediri Dr.Ir. Zanariah, M.Si dan Kapolres Kediri Kota bersama AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. dan Dandim 0809 Kediri Letkol Inf. Aris Setiawan, S.H. dan diikuti oleh Forkopimda Kota Kediri seluruh Pejabat Utama serta tamu undangan juga menggelar Deklarasi Pilkada Damai dilanjutkan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota).

Deklarasi Pilkada damai tersebut juga diikuti oleh semua partai politik di Kota Kediri, unsur elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda serta perwakilan Jurnalis di Kota Kediri

Sementara itu Forkopimda dan KPU serta Bawaslu menandatangani deklarasi damai yang bertujuan untuk bersama-sama komitmen mengawal penyelenggaraan Pilkada 2024 yang dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang di Kota Kediri

“Harapan kita bersama tentunya Kota Kediri tetap sejuk,damai dan kondusif,”kata AKBP Bramastyo Priaji usai apel gelar pasukan di Balaikota Kediri, Kamis (15/8).

“Alhamdulillah TPS yang berada diwilayah hukum Polres Kediri Kota indek kerawananya dikatagorikan Kuning menjelang hijau artinya kurang rawan namun tetap waspada,” jelas AKBP Bramastyo Priaji

Sebelum operasi itu dilaksanakan, Kapolres Kediri Kota mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai upaya seperti kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) sebagai upaya colling system.

“Colling system kami laksanakan untuk mencegah potensi konflik dan antisipasi perpecahan di masyarakat,” ujar Kapolres Kediri Kota

Kapolres Kediri Kota berharap dengan kegiatan 3 tahap yaitu, Apel Gelar Pasukan, Deklarasi Pilkada Damai dan Simulasi Sispamkota di Kota Kediri kali ini semua personel semakain matang dalam melaksanakan tugas pengamanan Pilkada 2024 di Kota Kediri

Selain itu Kapolres Kediri Kota juga menghimbau kepada semua warga masyarakat terutama yang akan menyalurkan suaranya agar menyalurkan sesuai dengan mekanisme yang benar dengan datang ke TPS.

“Mari kita sukseskan penyelenggaraan Pilkada 2024 ini supaya terpilih pemimpin-pemimpin yang akan membawa kesejahteraan untuk masyarakat, khususnya di Kota Kediri, ” kata Kapolres Kediri Kota

Saya titip Rekan rekan TNI Polri khusunnya netralitas dipertahankan dan loyalitas pada negara serta ASN sama sama mengawal pesta demokrasi di Kota Kediri, pungkas AKBP Bramastyo Priaji

Sementara itu Pj Walikota Kediri Dr.Ir. Zanariah, M.Si. mengatakan bahwa Pemkot Kediri selalu berkolaborasi dan bersinergi baik dengan TNI dan Polri guna mensukseskan pagelaran Pilkada serantak mendatang berjalan aman dan damai

“Kami harapkan rekan rekan media juga membantu dengan pemberitaan yang valid dan Positif semoga tahapan Pilkada di Kota Kediri aman damai dan lancar” pungkas Walikota Kediri

Dalam kegiatan tersebut juga hadir Danbrigif 16 Wirayudha dan serta Stakeholder yang ada.

Tak ketinggalan elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh Agama, insan Media juga hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2024, Deklarasi Pilkada damai dan peragaan simulasi Sispamkota.(*)

Reporter : Achmad Fitriyadi

Artikel Terkait

Kediri Nite Carnival, di buka Pj Wali Kota Kediri Zanariah

Tasfm.com – Inspektorat Kabupaten Kediri,berprinsip akan tetap memonitoring, tentang Pelaksanaan Pengisian Perangkat Desa,sesuai dengan Peraturan Bupati ( PerBup ),yang telah ditetapkan. Hal ini dikarenakan,pengisian perangkat desa merupakan kewenangan Pemerintah Desa ( PemDes ).Pemkab hanya mengeluarkan regulasi dalam bentuk PerBup.diluar itu Pemkab tidak ikut cawe – cawe ( mengatur ),dalam Pelaksanaan Pengisian Perangkat Desa tersebut. Wirawan,SE.Ak.MM.CA.Selaku Plt,Inspektorat Kabupaten Kediri,waktu dihubungi lewat handphone.Selasa,( 26/12), menyatakan,terkait berita yang ditayangkan oleh pihak tasfm.com,tentang dugaan pungli oleh pihak Penyelanggara Desa ( PemDes ),saya baru mengetahui mas,sebab sampai saat ini Inspektorat,belum mendapat laporan berapa Desa dan berapa lowongan Perangkat Desa yang akan diisi. “Prinsip Inspektorat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa ( DPMPD ) tetap memonitoring,proses pengisian perangkat desa tersebut.” Ungkapnya Selanjutnya Wirawan menegaskan,walaupun Inspektorat Kabupaten tidak terlibat dalam proses pengisian perangkat Desa,dan pemangku sebenarnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa ( DPMPD ),Inspektorat akan tetap menindak lanjuti nya. “Kalau pun,ada dugaan pelanggaran sebagaimana diatur,di dalam Perbup atau Peraturan Perundang – Undangan,inspektorat akan melakukan pemeriksaan.”tegasnya. Untuk diketahui,jurnalis tasfm.com pada hari kamis,tanggal 21 Desember 2023,menemukan dugaan pungli,atau pelanggaran dalam proses pemilihan perangkat Desa,tepatnya di desa Ploso Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri.tatkala diminta sejumlah uang oleh oknum Kepala Desa diwilayah Kecamatan Mojo tersebut.dan dalam proses investigasi jurnalis tasfm.com,menghadap ke kantor DPMPD Kabupaten Kediri, di jalan PB Sudirman No 141 ,untuk meminta konfirmasi tentang berita tersebut,tapi belum bisa ditemui.alasan staf DPMPD,bapak pimpinan masih sibuk, tugas di lapangan.* Reporter : Achmad fitriyadi

PPAT Wajib Bagikan Hak Kepada Saksi,Dari 1% Nilai Transaksi