TAS FM
News

Festival Pecut Samandinan 2023,Jadikan Budaya Sebagai Pemersatu Bangsa

Festival Pecut Samandinan 2023,Jadikan Budaya Sebagai Pemersatu Bangsa
Festival Pecut Samandinan

Tasfm.com – Festival Pecut Samandinan 2023,mengusung tema,’Jadikan Budaya Sebagai Pemersatu Bangsa’.diikuti peserta dari beberapa wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.seperti tahun lalu,acara festival memperebutkan hadia total 37 juta,diikuti 159 peserta,19 beregu.

Peserta yang terjauh dari,Papua,Balikpapan,Merangin Jambi,Bontang,dan Kutai Timur,yang membedakan dari tahun lalu adalah,diadakannya memakai pakaian adat dari masing masing daerahnya,lalu dikolaborasikan dengan pecut.

Turut hadir,perwakilan Bappeda,perwakilan dinas pendidikan,camat Mojoroto,lurah pojok,dan ratusan peserta dari penjuru Negara Republik Indonesia.acara digelar pada hari Sabtu,(2/11).Bertempat di Goa Selomangleng Kota Kediri.

 

Achmad Zachrie,S.Sos.M.M,Kepala Dinas Disbudparpora membuka acara,atas nama ibu PJ Zanariah,karena beliau tidak bisa hadir,menyampaikan,kemarin sempat menonton wayang kulit,setelah itu melihat kanal YouTube,tentang pecut samandinan,sempat tertegun,karena ternyata, pecut samandinan sudah dikenal di daerah Palembang.yang mana adalah tanah kelahirannya.

Dengan begitu pecut samandinan sudah dikenal dan eksis di seluruh pelosok Indonesia.
Karena kekompakan dan konsistensinya

“Maka patut diberikan apresiasi kepada para pelaku seni.”terangnya

Ditengah pesatnya pembangunan Kota Kediri,masyarakat tidak boleh,melupakan akar budaya bangsa sendiri

“Yaitu sejarah dan kesenian daerahnya.”tegasnya

Serta berharap lebih,makin banyak lagi kesenian-kesenian khas Kediri,yang akan bisa dikenal oleh masyarakat luas.

Berdasarkan Undang-Undang No 5 tahun 2017,tentang kemajuan kebudayaan.Pemkot Kediri melakukan,upaya perlindungan ,telah mendaftarkannya Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKi),Kemenkumham,Pecut Samandinan.

Untuk mengembangkan,memanfaatkan,membina kebudayaan.

“Tidak cukup disitu,dalam pengembangannya,Pemkot Kediri membuat wadah seperti,pagelaran festival,dan yang bersifat publikasi.”Jelasnya

Serta menjadikan ikonik suatu daerah,seperti kampung pecut di Kelurahan Kemasan.

Tak lupa juga,menggandeng generasi muda,untuk mempelajari pecut kreasi,tanpa meninggalkan pakem yang sudah ada.
Selain mengharapkan,acara ini bisa memberikan dampak ekonomi yang luar biasa,bagi masyarakat Kota Kediri khususnya.juga berharap.

“Semoga acara ini bisa mengedukasi dan memberi tontonan yang produktif.” Pungkasnya.

Artikel Terkait

Operasi Keselamatan Semeru 2024, Polres Kediri Kota Turun Jalan Berbagi Brosur Himbauan Kamseltibcarlantas

Ini Perolehan Kursi Partai dan Caleg Yang Akan Duduk di Jl.Mayor Bismo,Simak Infonya

Lindungi Konsumen Jelang Mudik Lebaran, Disperdagin Gencarkan Pengawasan SPBU