
Tasfm.com – Mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah bahwa pelaksanaan pembangunan diharapkan mengoptimalkan potensi yang dimilliki daerah. Pembangunan yang dilakukan harus dapat menggali seluruh potensi yang ada pada masing-masing daerah untuk diolah sehingga bermanfaat secara riil. Potensi tersebut terdiri dari sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), dan sebagainya yang harus diupayakan dan diberdayakan secara optimal.
Taman IPLT Kota Kediri, yang berlokasi di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto itu sudah selesai dibangun akhir 2024 lalu. Kini sudah dimanfaatkan oleh warga sekitar dan umum untuk beraktivitas olahraga maupun nongkrong atau kongkow kongkow sambil menikmati sejuknya suasana dan indahnya panorama gunung klotok di waktu sore sampai malam hari.
Abdul Rahman, Camat Kecamatan Mojoroto, menyampaikan mengacu pada program Mbak Walikota D’CITO (Kediri City Tourism), kami berupaya mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.
“Taman IPLT ini, sangat berpotensi menjadi ikon baru untuk menjadikan salah satu destinasi wisata,” kata Camat
Camat Abdul, lebih jauh mengungkapkan taman ini memang belum diresmikan, kendati demikian masyarakat sekitarnya sudah memanfaatkan manfaatnya, terutama di sore dan malam hari,” Mereka beraktivitas olahraga dan kongkow sambil mencari inspirasi dengan menghirup udara yang sejuk dengan ditunjang view panorama gunung klotok, untuk itu kami berupa mendorong untuk dijadikan destinasi wisata,” katanya.
Lurah Kelurahan Campurejo, Suntoro, menyampaikan bahwa taman IPLT sangatlah layak untuk dijadikan destinasi wisata, taman ini adalah jalur akses menuju instalasi pengolahan lumpur tinja,” Pembangunan akses jalan berupa taman ini kiranya sudah pantas menjadikan kawasan pedestarian yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik dan destinisi wisata,” terangnya.

Disisi lain, Budi, seorang warga yang sedang beraktivitas olahraga berlari lari mengelilingi taman memanfaatkan spot olahraga, mengaku sangat nyaman bisa memanfaatkan taman tersebut.
“Tiap pagi dan sore mas saya olahraga berlari mengelilingi taman ini, udaranya sejuk dan sangat indah, dan sampiyan lihat sendiri banyak warga beserta keluarganya juga nongkrong dan bermain disekitar taman,” ungkapnya.
Potensi lokal sebagai bagian dari identitas kekayaan daerah menjadi kata kunci dalam pengembangan ekonomi lokal yang menekankan bahwa pembangunan suatu wilayah harus berbasis pada kekuatan unik baik sumber daya alam maupun kearifan budaya ang dimiliki suatu daerah tersebut. (*)
Reporter : Panji Achmad Chaplin

