
Tasfm.com – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Kediri menetapkan Mochamad Irsyad sebagai Ketua Daerah TDA Kediri 6.0. Sementara itu, Imam Nawawi dipercaya mendampingi sebagai Sekretaris Daerah setelah seluruh rangkaian proses pemilihan kepengurusan selesai dilaksanakan.
Proses pemilihan Ketua Daerah TDA Kediri 6.0 digelar di Bercakap Kopi, Kediri, pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran panitia seleksi, pengurus, serta anggota TDA Kediri. Empat kandidat memaparkan visi dan misi mereka sebelum memasuki tahap penilaian dan penetapan ketua terpilih.
Ketua Wilayah TDA Jatim 2 sekaligus Ketua Panitia Seleksi, Galih Surya, mengatakan proses pemilihan dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari penyampaian visi dan misi oleh para kandidat, sesi diskusi dan tanya jawab, hingga penilaian berdasarkan ketentuan organisasi yang mengacu pada AD/ART, surat keputusan organisasi, serta nilai-nilai TDA.
“Seluruh proses telah dilaksanakan dengan lancar. Kami mengucapkan selamat kepada Mochamad Irsyad sebagai Ketua Daerah TDA Kediri 6.0 dan Imam Nawawi sebagai Sekretaris Daerah TDA Kediri 6.0. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat melayani,” kata Galih dalam keterangan tertulis.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TDA Kediri yang telah berpartisipasi dan menjaga suasana tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung.
Menurut Galih, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarpelaku usaha sekaligus menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.
Dalam kepemimpinannya, Irsyad mengusung visi menjadikan TDA Kediri sebagai rumah bertumbuh yang memberikan dampak positif serta membangun ekosistem pengusaha yang rukun, kompak, dan memiliki sinergi yang kuat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menetapkan lima fokus utama, yakni memperkuat kolaborasi bisnis antara anggota dan mitra strategis, membangun budaya mentoring dan regenerasi pengusaha, menghadirkan program edukasi yang sesuai dengan kebutuhan anggota, mempercepat adaptasi digital melalui penguatan pemasaran digital, serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan komunitas.

Selain itu, TDA Kediri 6.0 menyiapkan lima program unggulan sebagai arah kerja kepengurusan. Program tersebut meliputi fasilitasi kolaborasi antara produsen dan pemasar, penyelenggaraan company visit ke berbagai sektor usaha, pelatihan digital marketing, penyusunan program berdasarkan tingkat perkembangan bisnis anggota, serta gerakan “Beli TDA Kediri” untuk mendorong transaksi produk antaranggota dan memperkuat ekonomi lokal.
Melalui kepengurusan baru ini, TDA Kediri diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya memperkuat jejaring antaranggota, tetapi juga mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha agar lebih adaptif terhadap perkembangan dunia bisnis serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota dan Kabupaten Kediri. (*)
Reporter : Panji Achmad Chaplin

