
Tasfm.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Kediri Mapan Expo 2026, Sabtu (04/07/2026) malam. Event Kediri Mapan Expo 2026 ini berlangsung mulai tanggal 3 hingga 4 Juli di Halaman Balai Kota Kediri. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147.
“Tentunya kegiatan ini merupakan sarana bagi kita bersama untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki Kota Kediri. Harapannya Expo ini menjadi ruang sinergi baik antara pemerintah, pelaku usaha, maupun investor. Saya percaya dengan adanya sinergi yang baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Kediri,” ujarnya.
Mbak Wali mengungkapkan Hari Jadi Kota Kediri tahun ini mengusung tema, “Sinergi Lintas Generasi, Mengalir dengan Inovasi, Teguh dalam Tradisi.” Tema ini mengandung pesan bahwa kemajuan sebuah kota tidak lahir dari satu generasi saja. Kota akan berkembang ketika pengalaman, kebijaksanaan, semangat, dan kreativitas dari berbagai generasi mampu berjalan berdampingan. Inovasi harus terus mengalir mengikuti perkembangan zaman. Namun di saat yang sama juga harus tetap menjaga identitas, budaya, dan nilai-nilai luhur yang menjadi akar Kota Kediri. Semangat inilah yang dihadirkan melalui rangkaian peringatan Hari Jadi, salah satunya Kediri Mapan Expo. Dimana expo ini menjadi ruang bertemunya pemerintah, dunia usaha, komunitas, pelajar, akademisi, asosiasi profesi, hingga masyarakat untuk saling berbagi ide, memperlihatkan karya, sekaligus membangun kolaborasi demi kemajuan Kota Kediri.
“Selama penyelenggaraan expo, masyarakat dapat menikmati berbagai kegiatan yang telah dimulai sejak kemarin. Mulai dari Festival Olahan Tahu Takwa, pameran material konstruksi, workshop kostum daur ulang, pameran pelayanan publik, bazar UMKM, Street Coffee, talkshow, hingga sayembara poster dan TikTok Challenge. Seluruh kegiatan tersebut kami rancang agar mampu melibatkan berbagai kalangan sekaligus memperlihatkan potensi Kota Kediri dari berbagai sektor,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini juga memberikan ruang bagi generasi muda melalui sayembara poster yang diikuti oleh pelajar SMA, SMK, dan sederajat. Tujuannya untuk mendengar gagasan mereka mengenai bagaimana aset-aset daerah dapat dikembangkan menjadi ruang kolaborasi yang kreatif, inklusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena anak-anak muda ini nantinya berkontribusi sebagai pencipta masa depan itu sendiri.

Wali kota termuda ini menambahkan keberhasilan penyelenggaraan Kediri Mapan Expo tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Untuk itu, disampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh sponsor, mitra, asosiasi profesi, komunitas, pelaku usaha, media, panitia, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Harapannya kolaborasi yang telah terjalin ini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kediri. “Semoga Kota Kediri senantiasa menjadi kota yang semakin mapan, inovatif, tetap berakar pada tradisi, dan terus menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh masyarakat,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Mbak Wali juga menyerahkan berbagai hadiah kepada pemenang lomba. Yakni pemenang Festival Olahan Tahu Takwa dan Sayembara Poster. Ada pula pemberian apresiasi kepada karang taruna, juri, dan peserta terjauh Jambore Nasional Smallframe Indonesia. Peserta tersebut dari Kalimantan Timur dan Solo.
Turut hadir, Ketua DPRD Firdaus, perwakilan Forkopimda Plus, Ketua Kadin Novianti Handayani, Pj Sekda Endang Kartika, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Lurah, perwakilan sponsor, perwakilan pendukung acara dan tamu undangan lainnya.

