
Tasfm.com – Program Merata (Pembangunan Daerah Berbasis Kelurahan) Kota Kediri 2026 adalah inisiatif Wali Kota Vinanda Prameswati yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan di 46 kelurahan. Program ini menggelontorkan total anggaran Rp 230 miliar, di mana setiap kelurahan menerima pagu Rp 5 miliar untuk memeratakan pembangunan.
Kepala Bagian Pemerintahan Kota Kediri, Widiantoro menyampaikan program ini resmi disosialisasikan dan disiapkan untuk berjalan maksimal di tahun 2026.
Program salah satu unggulan Kota Kediri ini, lebih kita fokuskan untuk menunjang pembangunan daerah berbasis kelurahan yang ada di masing-masing wilayah kelurahan di Kota Kediri, kemarin kita sudah melakukan launching dan selanjutnya adalah pelaksanaan dimana 46 kelurahan tersebut membentuk kelompok masyarakat (Pokmas) pelaksana swakelola.
“Insya Allah nanti setelah semua kelurahan sudah melakukan pembentukan pokmas akan kita lakukan proses sosialisasi atau Bimbingan Teknis (Bimtek),” ungkapnya. Kamis, (7/5/2026).
Dengan demikian, harapannya supaya informasi itu bisa difahami terkait dengan program merata ini, agar tidak tumpah tindih dan tepat sasaran. “Anggaran Program Merata harus digunakan secara efektif, efisien, dan akuntabel, sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menghasilkan pembangunan yang berkualitas. Jangan sampai nanti ada pembangunan yang gagal ataupun ada masyarakat yang tidak merasakan manfaat dari Program Merata,” tegasnya.
Selain itu, Pemkot akan melakukan kegiatan pelatihan-pelatihan yang akan dikoordinasikan Lurah dengan Kepala Dinas terkait untuk penyesuaian pelatihan-pelatihan atau standarisasi pelatihan yang nanti akan dilakukan di kelurahan.
“Dana Alokasi Anggaran sudah melekat di setiap kelurahan masing masing, artinya dana itu sudah ada di kelurahan jadi jika pelaksanaan sudah dimulai, kelurahan langsung bisa mengambil dana melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),” jelasnya.
Diketahui, peruntukan Program Merata tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya. Berdasarkan usulan Musrenbang. Mayoritas kebutuhan masyarakat masih berfokus pada sarana prasarana pendidikan, serta upaya mitigasi banjir melalui pembangunan drainase dan sumur resapan air. Sehingga tahun ini untuk Program Merata, memprioritaskan bidang pendidikan dan untuk sarana prasarana umum. (*)
Reporter : Panji Achmad Chaplin

