TAS FM
HeadlineNews

Bank Indonesia Kediri Terus Mensuport Aktivis Ekonomi Agar Rupiah Menguat

Bank Indonesia Kediri Terus Mensuport Aktivis Ekonomi Agar Rupiah Menguat

Tasfm.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kediri menggelar acara Capacity Building ke Surakarta 5 – 6 November 2026. Kegiatan itu diikuti oleh puluhan jurnalis di wilayah kerja KPwBI Kediri yang berasal dari kota dan kabupaten Kediri, Blitar, Tulungagung serta Madiun.

Deputi Bank Indonesia Kediri Deasi Surya Andarina dalam sambutannya mengatakan perekonomian Indonesia di tahun 2026 menghadapi berbagai tantangandiantaranya gejolak ekonomi global yang berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah (Jumat6/10/2026)

‘’rupiah sempat mengalami kelemahan mencapai Rp 18.745 per dolar AS, kondisi itu mendorong BI menaikan suku bunga dari 4,75 persen menjadi 5,75 persen agar terjaga kestabilan nilai tukar rupiah dan bisa menarik aliran modal asing ke Indonesia’’ ungkapnya

Kendati kebijakan tersebut juga berdampak terhadap meningkatnya suku bunga kredit di perbankan, akan tetapi yang harus di waspadai adalah tekanan global, meskipun saat ini nilai tukar rupiah sudah menguat di posisi Rp 15.000 per dolar AS. Saat ini Bank Indonesia Kediri terus berupaya mendorong masyarakat memperkuat aktifitas ekonomi dengan memperluas pemasaran produk produk unggulan daerah melalui penjualan online, memperkuat ekspor, serta menekan barang barang impor.

Dea juga mengajak masyarakat untuk menggunakan produk produk dalam negeri dan mendukung pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar ketahanan ekonomi daerah terjaga. (Els)

Artikel Terkait

Dorong Peningkatkan Kualitas Layanan Pengobatan ODHA, Pemkot Kediri Gelar Pembinaan Tata Laksana Pengobatan HIV

Panen Sayur di RPH, Mbak Wali Dorong Gerakan Ketahanan Pangan dan Gizi

Mas Dhito Selamatkan 6000 Lebih Anak Tidak Sekolah dalam Setahun Terakhir