TAS FM
News

Filem Piye To Kih? Hadirkan Hiburan, Kreator Lokal Woko Channel Ikut Ambil Peran

Filem Piye To Kih? Hadirkan Hiburan, Kreator Lokal Woko Channel Ikut Ambil Peran

Tasfm.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyaksikan pemutaran film Piye To Kih? dalam kegiatan home premiere di XXI Ramayana Mall, Kota Kediri, Jumat (6/11/2026). Film yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 19 November 2026 ini mengusung genre drama, komedi, dan supernatural. Menariknya, film tersebut juga melibatkan kreator asal Kediri yang dikenal melalui Woko Channel.

Usai menyaksikan film tersebut, Mbak Wali mengaku terhibur dengan cerita yang disuguhkan. Menurutnya, perpaduan unsur horor dan komedi membuat penonton tidak hanya merasakan ketegangan, tetapi juga penasaran mengikuti jalan cerita. Film ini juga menyampaikan pesan moral yang dikemas melalui cerita kehidupan sehari-hari dengan menggunakan bahasa Jawa. “Jarang sekali ada film yang menceritakan kehidupan sehari-hari dengan bahasa Jawa. Kreatif banget sih,” ujarnya.

Mbak Wali juga menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Kota Kediri sebagai tempat penyelenggaraan home premiere film Piye To Kih?. Kehadiran para insan perfilman yang membawa karya mereka untuk dinikmati bersama masyarakat Kota Kediri dinilai menjadi kesempatan positif bagi perkembangan perfilman dan ekonomi kreatif daerah.
Secara khusus, Mbak Wali turut memberikan apresiasi kepada para pemain dari Woko Channel yang terlibat dalam film tersebut. Menurutnya, perjalanan para kreator lokal hingga dapat terlibat dalam produksi film layar lebar dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kota Kediri.

“Saya berharap perjalanan dari kreator Woko Channel ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda. Khususnya yang ada di Kota Kediri,” ujarnya.

Mbak Wali menambahkan, anak muda tidak hanya perlu menjadi penikmat karya, tetapi juga harus berani menciptakan karya dan mengambil bagian dalam industri ekonomi kreatif. Kepercayaan kepada Kota Kediri sebagai tuan rumah home premiere ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan industri kreatif sekaligus membuka ruang bagi talenta lokal untuk semakin dikenal.

“Saya harap ekonomi kreatif di Kota Kediri ini terus tumbuh. Semoga masyarakat terhibur dengan film ini. Dan dari Kota Kediri lahir film-film yang luar biasa,” pungkasnya.

Mbak Wali juga mengajak masyarakat yang belum menyaksikan Piye To Kih? untuk datang ke bioskop saat film tersebut mulai tayang pada 19 November mendatang. Film ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan hiburan bagi masyarakat untuk melepas penat melalui cerita yang mengundang tawa.

Sementara itu, Sutradara _Piye To Kih?_ Ito Mavin mengungkapkan bahwa Kediri menjadi kota yang spesial bagi perjalanan film tersebut. Sebab, ide awal film ini lahir di Kediri. Ia meyakini daerah ini memiliki potensi talenta yang besar, salah satunya para kreator dari Woko Channel. “Melalui film ini kami berharap memberikan manfaat dan dampak baik kepada penonton. Terima kasih kepada seluruhnya yang hadir untuk menonton film _Piye To Kih?_ hari ini,” ungkapnya.

Film Piye To Kih? dibintangi Heri Chandra sebagai Mukidi dan Dara Sarasvati sebagai Sukma. Sejumlah pemain lainnya yakni Sutrisno Agung sebagai Gendut, Eko Dunung sebagai Penyok, Gabriella Desta, Wiyono, Rizka Oktavia, TJ Ruth, Ibnu Gundul, Marwoto, Ivonne Dahler, Devina Aureel, Lorenzo Gibbs, dan Yono Bakrie.

Turut hadir Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh A.M. Qowimuddin, jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Kepala BNN, Pj Sekda, para asisten, jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, serta tamu undangan lainnya.

 

Artikel Terkait

Mas Dhito Berikan Dukungan kepada Aulia, Perwakilan Kabupaten Kediri di Ajang OMATIQ 2025

Kota Kediri Berhasil Pertahankan Predikat Kota Paling Toleran Empat Tahun Berturut-Turut

Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Kota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri Raya akan menggelar dua turnamen olahraga pada 2026