TAS FM
News

Lurah Kampung Dalem Ajak RT/RW Jadi Agen Perlinsos dan Tinjau Hasil Program BSPS Warga

Lurah Kampung Dalem Ajak RT/RW Jadi Agen Perlinsos dan Tinjau Hasil Program BSPS Warga

Tasfm.com – Lurah Kampung Dalem Kota Kediri, Ir. Oryza Mahefrajaya, gencar mensosialisasikan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) kepada jajaran ketua RT dan RW di wilayahnya. Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Wali Kota Kediri melalui Dinas Sosial guna mempercepat digitalisasi data kemiskinan dan penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Dalam sosialisasi tersebut, Oryza bersama unsur Tiga Pilar Kelurahan menekankan pentingnya peran aktif ketua RT/RW sebagai ujung tombak. Mereka dituntut untuk menjadi fasilitator dan pendamping digital bagi warga, khususnya yang mengalami keterbatasan gawai, akses internet, atau literasi digital.

“Agen Perlinsos bertindak layaknya “loket pelayanan bergerak” guna membantu pendaftaran warga ke sistem pusat (seperti PKH dan BPNT) secara digital. Oryza juga menegaskan bahwa peran ini 100% gratis tanpa upah dari Kemensos maupun pungutan biaya kepada warga,” jelas Oryza. Selasa (13/10/2026).

Haru Rasa Syukur Penerima Manfaat BSPS

Usai melangsungkan sosialisasi di lingkungan RT 05/RW 02, Lurah Oryza beserta rombongan Tiga Pilar melakukan peninjauan mendadak ke salah satu rumah penerima bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Rumah tersebut milik Lia Ni’matul Maula, seorang tokoh masyarakat perempuan yang bertugas sebagai mudin wanita (pengurus jenazah perempuan) di kawasan Kampung Kauman wilayah Kelurahan Kampung Dalem.

Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut. Kedatangan pihak kelurahan disambut dengan senyum bahagia dan rasa syukur yang mendalam dari pihak keluarga. Perwakilan keluarga, Imam Safi’i kakak Lia,bahkan tak kuasa menahan rasa bahagianya saat menunjukkan kondisi rumah mereka yang kini sudah berubah total menjadi bangunan yang kokoh dan sehat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan bedah rumah ini. Hari ini Pak Lurah bahkan berkenan mampir langsung ke rumah kami yang sederhana ini. Semoga kebaikan ini membawa manfaat dan barokah dunia akhirat bagi kita semua,” ujar Imam Safi’i dengan nada bergetar menahan haru.

Sebelum mendapatkan bantuan BSPS, kondisi kediaman mereka tergolong tidak layak huni dan memprihatinkan. Kini, berkat program stimulan tersebut, bangunan rumah telah bertransformasi menjadi hunian yang aman, nyaman, dan memenuhi standar kesehatan untuk ditinggali bersama keluarga.

Menjadi Rumah Peradaban: Tempat Belajar Mengaji Anak-Anak

Ada cerita menyentuh di balik dinding rumah baru milik Ibu Lia ini. Berdasarkan penuturan warga sekitar, rumah tersebut ternyata memegang peran sosial yang penting di lingkungan RT 05/RW 02. Setiap sore, rumah Ibu Lia rutin didatangi oleh anak-anak kecil dari lingkungan sekitar untuk belajar membaca Al-Qur’an dan mengaji.

Mengetahui hal tersebut, Lurah Kampung Dalem memberikan apresiasi yang tinggi. Oryza berpesan agar rumah yang kini sudah layak huni itu terus dirawat dengan baik, sehingga kenyamanan anak-anak yang belajar agama di tempat tersebut tetap terjaga.

“Rumah ini tidak hanya menjadi pelindung fisik bagi keluarga Ibu Lia, tetapi juga menjadi ladang pahala karena digunakan anak-anak sekitar untuk belajar mengaji. Kami berharap bantuan ini terus dijaga, dirawat, dan mendatangkan keberkahan yang berkelanjutan bagi masyarakat Kampung Dalem,” pungkas Oryza. (*)

Reporter : Panji Achmad Chaplin

Artikel Terkait

Dhito – Nafif Resmi Diusung Dalam Rapimcab Partai Gerindra Kabupaten Kediri

Awasi Pembagian Bansos, Kadinsos: Kalau Ada yang Tidak Tepat Sasaran Silakan Lapor Ke Aplikasi Cek Bansos Kemensos

Viencie Akui Dokumen PT. Aplus Palsu,Sidang Dugaan Penipuan PO Bahan Tambang Batu Kapur