
Tasfm.com – Asosiasi Futsal Kota (AFKot) di Kota Kediri tengah gencar meningkatkan monitoring (pemantauan) dan pembinaan prestasi futsal, terutama memasuki tahun 2026. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas kompetisi, pembinaan usia dini, dan memantau perkembangan bakat pemain muda untuk meraih prestasi tertinggi.
Ketua Umum AFKot Kediri, Arifudin Prabowo, S.Pd, mengungkapkan akan segera menyelenggarakan kompetisi rutin seperti Liga Futsal Kota atau Piala Wali Kota untuk memantau bakat (scouting) secara langsung. Kompetisi ini difokuskan untuk menemukan potensi di usia dini.
“Kami akan datangkan Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) badan independen utama di Indonesia yang fokus melindungi, membina, dan mempromosikan futsal usia dini (pemuda). AAFI menyelenggarakan liga antarakademi yang terstruktur untuk kategori umur, mulai dari U-13, U-15, U-17, hingga U-17 putri, tersebar di berbagai kota/kabupaten,” jelas Udin nama panggilan Arifudin Prabowo.
AAFI jalur profesional, lanjut Udin, banyak pemain dari akademi AAFI yang menembus liga profesional dan timnas futsal. “AAFI bertujuan menciptakan sistem pembinaan berkelanjutan yang diakui oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI),” tegas Udin. Selasa, (2/2/2026).
Pria yang kesehariannya sebagai guru olahraga di MAN 1 Kota Kediri, sudah melakukan sinergi dengan klub dan sekolah,” AFKot bekerja sama dengan klub lokal dan sekolah untuk memastikan pola pembinaan berjalan sesuai standar prestasi,” terangnya.
Menurut Udin, futsal di Kota Kediri untuk tingkat Porprov diakui untuk bersaing dengan kota-kota besar seperti: Surabaya, Malang, dan Sidoarjo kalah bersaing, dikarenakan jaranganya kompetisi lokal cukup menghambat untuk meraih prestasi.
“Untuk menjaring bakat – bakat berpotensi, langkah-langkah yang diambil AFKot menggandeng vendor tingkat nasional dari pihak swasta, selain mengandalkan dana pembinaan dari KONI Kota Kediri,” ungkapnya.
Tantangan AFKot Kediri, memasuki tahun 2026, dikarenakan pendanaan dari 16 klub yang eksis dan konsisten sekira 2 hingga 3 klub. Pun begitu AFKot tidak berhenti menekankan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan kompetisi yang lebih terukur ‘seringlah ikut kompetisi untuk melatih mental dan tanggung jawab’.
“Upaya ini bertujuan agar futsal Kota Kediri tidak hanya aktif, tetapi berprestasi tinggi di tingkat Provinsi maupun Nasional”. Pungkas Udin. (*)
Reporter : Panji Achmad Chaplin

