TAS FM
News

Satpol PP Kota Kediri Sosialiasi Penertiban PKL, Pastikan Kesuksesan Dhoho Night Carnival

Satpol PP Kota Kediri Sosialiasi Penertiban PKL, Pastikan Kesuksesan Dhoho Night Carnival
Satpol PP Kota Kediri Sosialiasi Penertiban PKL, Pastikan Kesuksesan Dhoho Night Carnival

Tasfm.com – Dhoho Night Carnival 2025 acara yang ditunggu oleh masyarakat Kota Kediri akan digelar dua hari lagi. Pemerintah Kota Kediri (Pemkot), melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menjelaskan bagaimana nasib pedagang kaki lima (PKL) yang ada di sepanjang Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Dhoho?

Dihubungi terpisah, Paulus Luhur Budi Prasetyo, Kepala Dinas Satpol PP Kota Kediri, lakukan penataan PKL sepanjang jalan dilewati peserta Dhoho Night Carnival. Memastikan kelancaran dan kenyamanan pengunjung, menata dan merelokasi PKL ke lokasi sementara atau area khusus yang telah disediakan, bukan melarang total aktivitas mereka, untuk tetap mendukung potensi ekonomi para pedagang.

“Panitia menyediakan tempat PKL untuk berjualan di Titik Nol, selain itu, agar tidak mengganggu penonton, PKL supaya mengalihkan dagangannya geser masuk ke gang kecil atau ke tempat yang mereka merasa tidak terganggu,” ungkapnya. Kamis (13/11/2025).

Sedangkan untuk pertokoan bukan kuliner, untuk ditutup sementara, karena toko kuliner nanti bisa juga melayani penonton yang butuh makan dan minum,” Petugas dari Satpol PP sudah mensosialisasikan kepada para PKL sejak kemarin, dimungkinkan jalan akan ditutup pagar dan barikade pada hari H, pukul 14.00 WIB sampai selesai acara,” jelasnya.

Paulus menekankan, keberadaan PKL di trotoar atau bahu jalan dapat menyebabkan kemacetan dan menghambat pergerakan penonton yang jumlahnya sangat banyak, tentunya akan sedikit menggangu untuk berjualan disarankan untuk PKL agar tidak berjualan sementara.

“Perhelatan Dhoho Night Carnival hanya satu malam saja, jadi para PKL akan libur tidak berjualan hanya satu hari saja,” tandasnya.

Untuk dicatat, Sekitar 40 kontingen dari berbagai daerah, termasuk Kota Batu, Nganjuk, Surakarta, Yogyakarta, Tulungagung, Malang, Pamekasan, Trenggalek, Madiun, dan tentu saja Kota Kediri, akan berpartisipasi.

Selain parade utama, acara ini juga dimeriahkan dengan pesta kembang api, atraksi drone, dan Lomba TikTok Video Competition dengan total hadiah jutaan rupiah untuk mengajak partisipasi masyarakat dalam mempromosikan acara.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Kediri dan bertujuan untuk mengangkat potensi Jalan Dhoho sebagai ikon wisata yang Ngangeni. (*)

Reporter : Panji Achmad Chaplin

Artikel Terkait

Dibantu Mas Dhito, Rina Penjualan UMKM Rosela Ini Tembus Prancis

BEM Fakultas Hukum UNISKA Kediri Kunjungi DPRD Kabupaten Kediri, Perkuat Peran Mahasiswa dalam Pengawasan Kebijakan Publik

Mbak Wali Dukung Penuh SMPN 1 Kediri Raih Penghargaan Sekolah Moderasi Beragama Jatim